Selasa, 17 November 2009

SEJARAH SINGKAT INDRAGIRI HILIR

Kabupaten Indragiri Hilir dengan Ibu Kota di Tembilahan disebut dengan ”Negeri Seribu Parit” karena daerahnya terdiri dari perairan, sungai, rawa-rawa,dan perkebunan kelapa dipisahkan oleh ribuan parit.
Secara geografis, daerah ini berada pada posisi 0° 36’ LU,1° 07’ Ls dan antara 102° 32’ dan 104° 10 BT, terletak dibagian timur provinsi Riau dengan daerah seluas 11,605.97 km2, lautan 6,318 km dan perairan umum 888.97 km2 yang berbatasan dengan daerah sebagai berikut:
- Utara : Kabupaten Pelalawan
- Selatan : Kabupaten Tanjung Jabung, Provinsi Jambi
- Barat : Kabupaten Indragiri Hulu
- Timur : Kabupaten Kepulauan Riau
Jumlah penduduk kabupaten Indragiri Hilir mencapai 639.330 jiwa yang terdiri dari sejumlah suku/ etnik, seperti Banjar dari Kalimantan, Bugis dari Sulawesi, dan Melayu dari Jambi, melayu dari Bangka belitung. Sementara ekonomi Kabupaten Indragiri Hilir bersabdar pada sektor perkebunan,pertanian yang meliputi Tanaman Pangan, Perkebunan, Perikanan, pertanian, Kehutanan. Berdasarkan aktifitas bisnis / sumber kehidupan, Kabupaten Indragiri Hilir terdiri dari 69.01% sector pertanian 8.58%, pelayanan 7.74%, perdagangan 1.54% industri dan yang lain-lain 1.54%. Luas areal untuk sector pertanian 190,637 Ha sementara sector perkebunan memiliki lahan seluas 474,831 ha. Daerah Kabupaten Indragiri Hilir memiliki iklim tropis basah dengan curah hujan tertinggi 1.500 mm. Musim penghujan tiba pada bulan Oktober hingga Maret, dan musim kemarau tanpa hujan sama sekali berlangsung selam 3 bulan dan menimbulkan masalah dalam memperoleh Air bersih, irigasi, dan lain-lain. Arus angin dalam sepanjang tahun adalah angin utara dan angin selatan. Sepanjang musim angin utara, gelombang dan pasang relatif tinggi hingga air asin kehulu sungai.
Secara umum, kondisi tanah teridiri dari tanah gambut dan rawa-rawa yang sangat potensial untuk perkebunan Kelapa hybrida,Kelapa sawit, itulah sebabnya kabupaten Indragiri Hilir berperan sebagai gudang kelapa hybrida maupun kelapa sawit di Provinsi Riau.
Posisi Indragiri Hilir yang sedemikian rupa memainkan peran yang sangat strategis untuk masa depan karena daerah ini juga didukung oleh beberapa pelabuhan yang diperuntukan bagi aktifitas ekspor lintas batas yaitu diantaranya Pelabuhan Sungai Guntung dan Kuala Enok.
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendukung kelancaran aktifitas dunia usaha, pemerintah daerah telah membangun beberapa fasilitas dan infrastruktur. Adapun fasilitas yang telah tersedia didaerah ini merupakan;
- Transportasi darat (8.704.99 km – mudah diakses oleh kendraan roda empat)
- Transportasi Udara (Bandara baru di Sungai Salak/Tempuling.)
- Transportasi laut (pelabuhan), dibangun di 3 lokasi: Kuala Enok, Sunagi Guntung dan Kuala Gaung
- Jaringan listrik disupplai di 32 cabang gengan total kapasitas (49,986196 (KWH)
- Telekomunikasi (Telepon kabel, telepon selular dan internet)
- Fasilitas kesehatan (1 rumah sakit gawt darurat 24 jam & puskesmas di setiap Kecamatan)
- Air bersih, dikelola PDAM kapasitas 1251 / detik di 7 Ibu kota Kecamatan
- fasilitas pendukung lainnya ; perbankan (Bank national & daerah), Akomodasi (Hotel &penginapan)
- Unit Pelayanan Terpadu
Pendirian Unit Pelayanan Terpadu pada pokoknya ditujukan bagi perbaikan pelayanan dan fasilitas masyarakat dalam urusan perizinan dan juga upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi aktifitas dunia usaha / bisnis,selain itu di kabupaten indra girihilir juga diberlakukan wajib belajar 12 tahun.
POTENSI UMUM DAERAH
A. Pertanian
Potensi sumber daya lahan basah tersebar dibeberapa Daerah di Kabupaten Indragiri Hilir mencapai luas areal 59.219 hektar. Potensi lahan kering untuk pertanian tanaman pangan menjangkau areal seluas 1,101,378 Ha.
Potensi lahan basah yang telah digunakan adalah 36.014 Ha. Sementara yang belum dikelola mencapai 23.205 ha. Hasil Produksi padi setiap tahun adalah 130.482.57 ton, dari lahan kering 25.738 ton yang didominasi oleh tanaman jagung dengan jumlah 20.277.13 ton.
B. Perkebunan
Sektor perkebunan adalah salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Indragiri Hilir. Komoditi yang biasa dikelola adalah Kelapa hybrida,Kelapa sawit,Duku,Durian,dlln. Kelapa local menjadi komoditi unggulan daerah. Besarnya jumlah hasil produksi tersebut menjadikan kabupaten Indragiri Hilir sebagai salah satu daerah produsen kelapa terbesar didunia dan bahkan dianugerahiu dengan gelar ”Lahan Kelapa Dunia”.
C. Perikanan
Potensi perikanan dan kelautan Kabupaten Indragiri Hilir adalah tergolong besar, merupakan budidaya ikan tangkap perairan umum, budidaya tambak ikan air asin, budidaya kolam ikan air tawar, budidaya ikan laut jaring apung dan tambak udang. Hasil Produksi perikanan laut maupun air tawar pada tahun 2005 mencapai 35.123,6 ton.
D. Peternakan
Untuk sektor peternakan, potensi hewan ternak antara lain: sapi, kerbau, ayam dan hewan ternak lainnya dengan potensi lahan seluas +_225,863 ha, produksi daging dan produksi telor di Kabupaten Indragiri Hilir sangatlah memuaskan.
E. Pertambangan
Daerah dataran tinggi di Indragiri Hilir, dengan luas 671,895 ha atau hitungan untuk 5.7% dari luas wilayah, menyimpan berbagai sumber daya mineral yang belum dikembangkan dan dimanfaatkan. Deposit tambang adalah bentonit, tanah liat untuk porselin, pasir kwarsa, titan, batu bara dan timah.
F. Industri
Sektor industri di Kabupaten Idragiri Hilir pada tahun 2005 menujukan bahwa ada 4.959 unit industri berupa industri berskala kecil (3.962), sedang (877), dan skala besar (120 unit). Industri-industri tersebut terdiri dari industri metal, industri kimia, dan industri agro dan kehutanan.
PARIWISATA
Disamping tempat yang strategis dan secara langsung berhadapan dengan salah satu pusat tujuan wisata internasional, yakni singapura dan Malaysia, dan berdekatan pula dengan tujuan wisata yang telah mapan, seperti Pulau Batam, Pulau Bintan, Tanjung Pinang, Tanjung balai Karimun dan tanjung Batu Kundur, daerah Indragiri Hilir juga mempunyai objek wisata yang menggairahkan dan mempunyai daya pikat. Daya pikat tersendiri dan berciri khas indragiri hilir diantaranya:
A. Pantai solop
Pantai Solop adalah salah satu objek wisata pantai yang menarik yang terletak dijalur pelayaran Tembilahan – Pulau Batam. Bandingkan dengan pantai lain, Pantai solop mempunyai keunikan tersendiri karena bentangan pantai dan pasir putihnya yang lembut dan kulit kerang yang dibawa oleh arus ombak kepinggiran pantai. Suatu mata rantai pulau – pulau kecil yang tidak jauh dari pantai menambah kecantikan objek wisata ini. Panorama matahari terbenam di sore hari, adalah daya pikat lain yang dapat dinikmati dipantai ini.
B. Bukit Berbunga
Bukit Berbunga terletak dibagian selatan Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, dengan jarak kira-kira 4 km dari Serensen (Ibu kota Kemuning) dan bisa dicapai melalui kaki bukit dengan menyeberangi 2 sungai kecil. Disepanjang punggung Bukit Berbunga ditumbuhi beraneka ragam bunga yang menutupi bukit dengan bermacam warna dan aroma yang mengesankan.
C. Air Terjun Tembulan Rusa
Terletak di utara Desa Batu Ampar. Ketinggian air terjun kurang lebih 15 meter dengan kemiringan sekitar 20 derajat. Ditempat jatuh air ada batu seperti tangga untuk mendaki bukit itu. Berdekatan dengan Air Terjun Tembulan Rusa, ada objek wisata lain yang menawan untuk dikunjungi yaitu air terjun 86 dan Gua Leman dan berjalan mengelilingi sungai Ngibul sebagai asal dari Air Terjun Tembulan Rusa, sepanjang 2.5 km kearah muara, kemudian menghilang dan memasuki tanah sejauh 500 m, kemudian naik lagi. Aliran air sungai sungguh kencang dan memenuhi syaat untuk aktifitas rakit bagi pecinta alam.
D. Danau Taga Raja Guntung
Danau Taga Raja mempunyai areal kurang lebih 100 ha, dahulu dikenal sebagai (Kolam Raja), sebab kolam ini adalah tempat mandi dan sumber mata air bersih bagi Kerajaan Kateman. Danau Taga Raja akan dikembangkan sebagai sumber penyediaan air bersih terpadu dengan areal rekreasi kurang lebih 20 ha yang dilengkapi dengan areal parkir,memancing, wisata air dan resort. Danau ini terletak sekitar 4 km dari kota Guntung.
E. Pantai Teritip
Pantai berpasir putih ini apat dicapai dalam waktu 15 menit dengan Boat atau Pompong dari Pelabuhan Sungai Guntung. Menurut rencana, lokasi ini akan dikembangkan sebagai wisata berbasisi air / laut dimana para pengunjung dapat menikmati aneka ragam rekreasi, hiburan dan olahraga air.
F. Bukit Api Panjang
Dari puncak bukit setinggi 60 meter, para pengunjung dapat melihat kelompok pulau yang menjadi bagian dari kecamatan di Provinsi Kepulauan Riau, tersebar bagaikan titik dilaut yang luas. Sementara tumbuh-tumbuhan bukit, Nibung (Oncosperma Tigilarium) atau pohon palma liar, spesies langka, masih ditemukan dalam jumlah besar.
G. Monumen Khatulistiwa di Tanjung Datuk
Monumen Khatulistiwa di Khairiah mandah tepatnya di Desa Tanjung Datuk terletak pada posisi 0o dari garis khatulistiwa. Bila berada didaerah ini tepat pukul 12.00 siang kita tidak akan bisa melihat bayangan kita sendiri.
Daerah pinggiran tanjung datuk dan monument kini sedang dikembangkan sebagai kawasan wisata air. Mercu suar dunia paling tinggi adalah juga direncanakan untuk dibangun disini. Untuk menjangkau titik itu adalah dalam waktu perjalanan 45 menit, pengunjung harus mengambil perahu motor cepat yang diawaki oleh juru mudi trampil dan yang berpengalaman untuk mengharungi ombak besar yang mucul dari pecahan angin dan air laut diutara dan selatan daerah.
H. Pasar Pajak (PJ)
Pasar pakaian bekas dikenal sebagai pasar PJ Kota Tembilahan merupakan tempat terkenal dan menarik untuk dikunjungi oleh pendatang baru / wisatawan. Dipasar ini banyak barang-barang bekas dari luar negeri. Sebagai tambahan terhadap pakaian bekas dad pecah belah dari cina, asesoris rumah tangga, berbagai macam permainan anak-anak,barang-barang elektronik dan barang-barang lainnya.
I. Makam Syech Abdurrahman Siddiq Albanjari
Pada abad ke19 hidup seorang penasihat Kerajaan Indragiri, Syech Abdurrahman Siddiq yang wafat pada tahun 1939 dan dimakamkn disebuah tempat yang disebut Hidayat tidak jauh dari sapat. Dalam hidupnya, Syech Abdurrahman Siddiq Albanjari adalah seorang figur yang karismatik dan pusat penyebaran agama Islam di Indragiri Hilir dan daerah kekuasaan. Ia mempunyai murid yang banyak yang berasal dari Malaka, di Malaysia. Hingga kini, banyak pengunjung dari Kalimantan, Jambi, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, berziarah ke pusaranya.
J. Upacara Semah Kampung
Ini adalah suatu event budaya tradisional yang diadakan setiap tahun oleh warga nelayan dikampung Planduk, sebagai sesji tanda terimakasih atas kekayaan laut yang selalu mencukupi kebutuhan hidup mereka. Upacara secara penuh melekat dengan corak budaya dan nilai-nilai religius tinggi.
PROSPEK PELUANG INVESTASI
A. Pertanian
Pengembangan perkebunan pisang di Kecamatan Gaung, Keritang dan Tempuling.
Pengenbangan perkebunan jeruk di Kecamatan Batang Tuaka, Kemuning dan Enok.
Pengembangan pertaniaan padi di kecamatan Keritang, Gaung dan batang Tuaka.

B. Perkebunan
  1. Pengembangan tanaman kakao dikecamatan Reteh dan Enok
  2. Pengembangan tanaman Sagu di Kecamatan Gaung Anak Serka dan Mandah
  3. Pengambangan tanaman kelapa diseluruh kecamatan di indragiri hilir
  4. Pengembangan tanaman kelapa super diseluruh kecamatan di indragiri hilir
  5. Pengembangan sawit di seluruh Kecamatan di indragiri hilir
  6. Pengembangan tanaman kopi dan kako di seluruh Kecamatan di indragiri hilir
C. Perternakan
  1. Pengembangan sapi di kecamatan Tembilahan, Keritang dan Gaung
  2. Pemasaran produksi hewan ternak
D. Industri

  1. Industri pengolahan sabut kelapa di kecamatan Mandah, Enok, dan Kateman

  2. Industri pengolahan arang kelapa dikecamatan Enok, Reteh, Keritang Kateman dan Gaung

  3. Industri pengolahan batang kelapa di kecamatan Tanah Merah, Kuindra, Mandah dan Enok
E. Pelayanan
  1. Pengelolaan kawasan industri Kuala Enok dan Guntung
  2. Pengembangan dan pengelolaan Terminal Bis di Tembilahan
F. Perdagangan
Perdagangan hasil pertanian antara lain Kelapa, Pinang, Kelapa Sawit, Sagu dan lain-lain. Perdagangan produk industri antara lain sabut kelapa, Gula Kelapa, arang kelapa, olahan kayu kelapa dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

" KABUPATEN INDRAGIRI HILIR SELATAN "